Burung Muri di Kubah Masjid Galvalum di Sofifi Maluku Utara

Burung Muri di Kubah Masjid Galvalum di Sofifi Maluku Utara

Burung Muri di Kubah Masjid Galvalum di Sofifi Maluku Utara

Aku teringat akan cerita yang pernah diceritakan kepadaku oleh teman ayahku saat aku sedang mengaji di Kubah Masjid Galvalum di daerah sofifi. Beliau menceritakan mengenai sejarah agam islam mulai berkembang ke seluruh dunia melalui para masyarakat di timur tengah yang melakukan perjalanan berdagang ke berbagai wilayah di dunia ini.
Kehidupan mereka yang nomaden sedikit berikan kesempatan pada mereka untuk membuat peradaban. Oleh karenanya, histori mereka tidak di ketahui dengan pas serta terang. Suku bangsa Arab ini awal mulanya berdiam di Yaman serta berhasil membangun kerajaan Saba’, Ma’in, Qutban serta Himyar. Tetapi Kubah Masjid Galvalum sesudah hancurnya bendungan Ma’rib sekitaran th. 120 SM, mereka berimigrasi ke utara serta membangun kerajaan Hirah serta Gassan. Kabilah dalam masyarakt Badwi, di samping adalah ikatan keluarga juga adalah ikatan politik. Kabilah di pimpin oleh seseorang kepala yang dimaksud syaikh al-qabilah, yang diambil dari salah seseorang anggota yang usianya paling tua. Solidaritas kesukuan Kubah Masjid Galvalum (‘ashabiyah qabiliyah) dalam kehidupan orang-orang Arab sebelumnya Islam populer sangat kuat, yang diwujudkan berbentuk perlindungan kabilah atas semua anggota kabilahnya.
Agama Bangsa Arab Masyarakat bangsa Arab sebelumnya Islam berpedoman agama yang berbagai macam, diantaranya, Paganisme, yakni penyembahan pada berhala. Pada awalnya, penyembahan berhala itu bermula dari rutinitas beberapa orang Arab yang menyukai membawa batu yang di ambil dari sekitaran Ka’bah saat mereka pergi keluar kota Kubah Masjid Galvalum Mekkah. Mereka mensucikan batu serta menyembahnya dimana mereka ada. Lama-lama dibuatlah patung yang disembah serta mereka berkeliling-keliling mengitarinya.
Agama Masehi, yang dipeluk oleh masyarakat Yaman, Najran serta Syam. Agama Yahudi, yang dipeluk oleh masyarakat Yahudi imigran di Yaman serta Yasrib yang besar jumlahnya. Agama Majusi (Mazdaisme), yang dipeluk oleh masyarakat Persia. Peradaban Bangsa Arab. Budaya Arab yaitu potensi yang ada pada manusia yang juga akan mencipta serta berkehendak dan langkah terasa yang didominasi Kubah Masjid Galvalum nuansa Arab. Ciri-cirinya diantaranya adalah pemakaian bhs Arab jadi bhs pengantar dalam pergaulan hidup keseharian serta bhs ilmiah jadi bhs ilmu dan pengetahuan. Walau bagaimanapun, bhs ini juga akan di pengaruhi oleh tempat rumah yang warganya tinggal ditempat itu dalam periode waktu yang lama, sehinga melahirkan beragam jenis bhs Arab, seperti bhs Arab Saudi, bhs Arab Mesir serta bhs Arab Afrika Utara.
Lokasi budaya Arab terbagi dalam Timur Tengah terkecuali Turki serta Irandan Afrika Utara yang mencakup Mesir, Maroko, Aljazair, Tunisia serta Lybia. Lokasi berbudaya Arab itu terlebih dulu terbagi dalam banyak budaya serta etnis, seperti etnis Barbar di Afrika Utara, Persia di Irak serta budaya dan bhs Suryani Kubah Masjid Galvalum di Syria. Ketika tersebarnya Islam ke lokasi itu jadi di samping mereka jadi Islam, juga berbudaya Arab karna Islam berbasiskan pada bhs Arab. Masa sebelumnya Islam lahir dimaksud masa jahiliah, yang terdiri atas dua periode Jahiliah Pertama, mencakup masa yang begitu panjang, namun sedikit yang dapat di ketahui hal ihwalnya serta orang-orang pendukungnya beberapa besar telah lenyap.