Jual Ikan Koi Blitar Kekeringan

Jual Ikan Koi Blitar Kekeringan

Jual Ikan Koi Blitar Kekeringan

Pengusaha ikan koi di Kabupaten Blitar kini merasa resah. Salah satu pemicunya, karena kemarau yang berkepanjangan. Karena suhu yang panas, menyebabkan ikan koi terserang kutu. Semantara obat yang biasa untuk membasmi kutu tidak manjur. Sehingga banyak ikan koi yang mati ini membuat orang yang jual ikan koi blitar ikut klimpungan dengan kondisi ikan koi yang banyak mati maupun terkena serangan kutu yang sangat meresahkan itu. Sopian, pembudidaya ikan koi di Desa di Kabupaten Blitar, mengatakan, akibat kemarau pada sekarang ini suhu air kolam meningkat. Kondisi ini membuat kutu air lebih cepat berkembang. Kutu lantas menyerang ikan Koi. “Ikan terserang kutu dan akhirnya menutup sisiknya. Kutu bisa bertambah banyak jika tak segera diobati,” ungkapnya.

Dia mengatakan, selain kutu, ikan juga bisa terserang jamur. Semua penyakit menyerang sisik ikan. Cirinya, ada bintik hitam pada kulit yang lebih menonjol. Awalnya, kutu ataupun jamur hanya menempel pada kulit. Lama-lama, akan merusak jaringan kulit ikan dan menyebar. Bahkan, jika terus dibiarkan, kulit ikan rusak dan menimbulkan luka. Luka membuat ikan sakit dan menurunkan nafsu makan. “Kalau tak ada nafsu makan, jelas akan mati. Apapun ini sungguh sangat merugikan bagi orang yang jual ikan koi blitar melihat kondisinya tidak menguntungkan kepada orang yang lainnya. Karena gagal dalam pembibitan kemarau membuat warna kulit pun pudar,” katanya. Hal senada diungkapkan Hadi, yang juga pembudidaya ikan Koi. Paling bahaya jika kutu menyerang kulit ikan berdekatan dengan mata. Sebab, dipastikan menutup mata ikan yang otomatis merusaknya. “Ini bahaya. Penyakit ini biasa menyerang ikan saat kemarau seperti sekarang ini,” ujarnya.

Ditanya kerugian akibat penyakit itu, Hadi enggan menyebutkan secara rinci. Dia hanya mengisyaratkan, jika setiap kolam diisi sekitar 30 ekor ikan, sepuluh di antaranya diserang kutu. Ikan yang diserang, akan mati setelah satu minggu. “Ini bahaya. Semoga ada perhatian pemerintah, terlebih garam ikan yang biasa kami pakai tidak mempan,” jelasnya. Tapi, jual ikan koi blitar tetap mencari jalan keluar untuk bisa menjalankan bisnis lainnya agar bisa di ikuti oleh orang banyak untuk memberikan langkah yang nantinya bisa memberikan kebaikan kepada para orang yang jual ikan koi blitar dimana sudah ada yang bisa tahu ketika tidak ada lagi orang yang akan mempengaruhinya kepada semuanya yang akan berlangsung cuku lama kini hanya kepada orang yang akan bersatu untuk bisa memberikan semaunay langkah yang baik. Cara lain sebagai pencegahan, pembudidaya rajin menguras air kolam. Air dikurangi sekitar separuh dari biasanya dan diganti air baru. Tambahan lain yakni pemberian gelembung udara yang tersebar di setiap kolam.