Pengrajin Kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum di Banda Aceh

Pengrajin Kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum di Banda Aceh

Pengrajin Kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum di Banda Aceh

Ketrampilan sangatlah dibutuhkan oleh semua orang. Terutama ketrampilan yang dapat digunakan untuk mencari rejeki demi keperluan untuk bertahan hidup di lingkungan masyarakat. Yang dinamakan ketrampilan tentulah suatu hal yang bisa menghasilkan karya yang dapat digunakan tentunya.
Satu diantara desa di kota Banda Aceh ada seseorang yang pandai berkarya. Pak Husein Putra namanya. Beliau seseorang pengrajin semua jenis barang dia dapat. Dari mulai yang paling kecil sampai yang terbesar dia dapat melayani customer dengan jenis pesanan yang dikehendakinya. Walau demikian ayah Husein seringkali memperoleh pesanan berbentuk barang kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum. Beliau begitu populer dengan kerajinannya itu. Kurun waktu sebulan beliau bisa buat kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum sejumlah lima hingga enam buah. Beliau begitu trampil serta tekun. Beliau juga ramah hingga beberapa orang yang suka bila pesan ditempat ayah Husein. Diluar itu, beberapa karyawannya juga sukai tersenyum bila ada pelanggan yang juga akan pesan kerajinan di pak Husein.
Ayah Husein mempunyai tiga karyawan yang menolong merampungkan pesanan beberapa pelanggan. Disuatu hari beliau tengah terima berita jelek dari saudaranya. Pak Husein mesti pergi kerumah saudaranya itu. Tetapi, pak Husein pada hari itu harus juga berjumpa dengan penjual bahan kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum yang besok lusa di gunakan untuk kerajinan. Pak Husein yang belum juga sempat meskipun mewakilkan problem pembelian barang mentah begitu kebingungan. Sang istri yang seringkali dikisahkan problem pengadaan barang berupaya menolong menggantikan pekerjaan pak Husein yang tengah repot barusan. Pak Husein yang begitu yakin dengan istrinya, waktu itu sedikit sangsi karna bahan kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum yaitu bahan yang paling susah dicari. Berbahan juga mesti di cermat serta tidak bisa asal ambillah saja. Tetapi, pak Husein tak ada alternatif lain. Anak pak Husein yang seringkali lihat ayahnya ambil barang juga masih tetap sekolah saat itu. Pada akhirnya harus, percaya atau tidak percaya mesti memberi kepercayaannya pada sang istri waktu itu.
Seorang penjual bahan baku kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum datang segera kerumahnya, beliau mencari pak Husein dengan segera. Namun sang istri memberi pengertian seperti yang berlangsung waktu itu. Penjual itu lalu mempersilahkan sang istri pilih bahan baku untuk pembuatan kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum. Bu Husein kebingungan pilih bahan baku yang pas lalu memohon pertolongan karyawan-karyawannya. Karyawan yang sampai kini cuma bekerja saja juga tidak memerhatikan barang seperti apa yang bagus jadi bahan bakunya. Penjual itu memberi satu contoh yang seringkali di beli ayah Husein umumnya yang agak tidak tipis, warnanya mengkilap, serta beratnya lumayan. Namun menurut ibu Husein semua sesuai sama itu. Mendadak sang anak datang serta menolong bu Husein pilih barang baku itu. Sesudah dipilihkan sang anak ibu Husein yakin saja. Sore harinya ayah Husein datang serta bertanya bahan baku kerajinan kubah Kontraktor Kubah Masjid Galvalum itu. Bu Husein tunjukkan barangnya serta bercerita semuanya yang dia alami hari itu. Walhasil pak Husein juga pas dengan bahan baku yang di beli oleh istrinya itu.