Rumah Jual Ikan Koi Kemalingan

Rumah Jual Ikan Koi Kemalingan

Rumah Jual Ikan Koi Kemalingan

Belum sempat menikmati rumah baru yang ada di Perumahan Bening IV Blok E 1 Kelurahan Beru Kecamatan Wlingi,seorang Jual Ikan Koi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yakni Siswanto (53) warga Jl Bromo dalam No 44 Kelurahan Babadan Kecamatan Wlingi,harus gigit jari pasalnya rumah barunya tersebut saat ditengok ternyata dibobol maling,Kamis (30/07) pukul 20.00 WIB. Akibatnya beberapa barang yang ada didalam Jual Ikan Koi rumah hilang diantaranya televisi dan spiker aktif hilang.Kerugian yang dialami korban sekitar Rp 5 juta.Sadar jika rumahnya dibobol maling akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Mapolsek Wlingi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Dari laporan yang diberikan korban kejadian tersebut berawal saat korban menengok rumah barunya di perumahan tersebut,saat berada didepan rumahnya korban mengetahui jika lampu teras depan rumah sebanyak 2 buah pecah.selanjutnya jendela depan ruang ramu rusak akibat dicongkel dan teralis didoroang kedalam yang mana mengakibatkan terbuka. Akhirnya saat masuk kedalam rumah korban mendapati televisi dan spiker aktif hilang,mengetahui kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Jual Ikan Koi pihak berwajib guna proses penyelidikan lebih lanjut. Terjawab teka-teki seputar  calon bupati dan wakil bupati Gresik yang bakal diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  (PDIP) pada perhelatan Pilkada serentak pada Desember mendatang.  Partai berlambang banteng moncong  putih ini  memutuskan untuk berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional  (PAN)  dengan mengusung pasangan Husnul Khuluq dan Ahmad Ruba’i.

Rencananya, pasangan ini akan  didaftarkan ke Komisi Pemilihan  Umum Kabupaten Gresik. Husnul Khuluq, mantan Sekda Pemkab Gresik itu sebelum diusung PDIP dan PAN, pria yang menjabat Kadisdik Bojonegoro tersebut pernah mencalonkan diri maju sebagai bupati bersama Musafak M Noer dari PPP. “Saya siap berjuang bersama-sama dengan PDIP. Saya merasa tersanjung Jual Ikan Koi karena bisa berjuang bersama kader PDIP sekaligus membesarkan partai ini bersama-sama,” ujarnya kepada wartawan usai Rakercabsus di Kantor DPC PDIP Gresik. Sementara itu, Ahmad Ruba’i kader dari PAN yang diusung menjadi wakil bupati menuturkan, dia merasa terharu karena bisa berada di tengah-tengah kader PDIP. Dia juga berjanji menyatukan visi mesti KTP-nya Surabaya, dan pertama kali maju di Pilkada Gresik 2015. Setelah berpidato di hadapan kader PDIP Gresik, Husnul Khuluq dan Ahmad Ruba’i kemudian melanjutkan hal yang sama di kantor DPD PAN Gresik. Saat ditanya mengenai keberadaan Jual Ikan Koi Husnul Khuluq yang masih berstatus PNS aktif, Kadisdik Bojonegoro itu menjelaskan, dirinya tetap mematuhi aturan yang ada terkait status PNS. “Sesuai aturan saya siap melakukan mundur dari PNS aktif,” paparnya. Sementara itu, Ketua DPC PDIP Gresik Siti Muawiyah mengatakan, selain berkoalisi dengan PAN, partainya Jual Ikan Koi juga siap berkoalisi dengan PPP. “Kami terbuka dengan PPP untuk sama-sama memajukan Gresik ke depan,” pungkasnya.